Showing posts with label go green. Show all posts
Showing posts with label go green. Show all posts

Thursday, April 21, 2011

Pesan Bumi Pada Hari Bumi

tadi ga sengaja browsing dan ketemu yang satu ini, dibaca ya :)


Pesan Bumi Pada Hari Bumi 

Andaikan bukan lima milyar manusia menghuni  bumi, melainkan  
lima  milyar harimau; tidak  ada  jarak seratus meter pun di Pulau Jawa tanpa anda bertemu seekor  harimau.  Apa anda  tidak  akan  mengalamitrauma/frustrasi dihantui begitu banyak harimau? 
Bagi umat bumi yang beruntung tidak dibudidayakan, melihat manusia ibarat melihat harimau yang  lebih harimau  daripada harimau yang sebenarnya;  karena “manusia  harimau” ini tidak puas  memakan  daging
saja,  melainkan  juga hasil  tumbuh-tumbuhan,  ya buah,  daun, bunga, kayu bahkan juga bahan  bakar, logam, plastik, semen, beton dan lain-lain lagi.
 
Bayangkan,  untuk memenuhi kebutuhan  lima  milyar “manusia harimau” itu, betapa banyak makhluk  bumi harus  dibudidayakan  (alias   dicalon-korbankan), diburu,  ditembak, dijerat,  dijaring,  dipancing,
dibabat,  digergaji,…. Perut bumi pun dibor  dan diledakkan.  Dan  pengotorannya  tidak   tanggung-tanggung  mencemari  tanah,  sungai,  laut,  udara bahkan  menyebabkan  hujan asam,  merusak  lapisan
ozon diudara dan meningkatkan suhu bumi.
 
Jika dibiarkan, dalam tahun 2025 menurut  ramalan, umat manusia akan mencapai jumlah 8,5 milyar. Naik sekitar 3,5 milyar dalam 35 tahun menuju malapeta­ka dimana bumi berikut umat insan akan meratap dan
berkabung.
 
Sebaliknya,  andaikan  bukan  kenaikan   melainkan penurunan   3,5  milyar jumlah penduduk  itu  bisa diwujudkan, bumi dan umat insan akan berseri. Begitulah pesan bumi. 
Sadar akan “menghamanya” umat manusia, di  Indonesia, terutama dikota-kota besar yang padat  penduduk,  pasangan-pasangan subur sibuk  ber-KB  untuk menurunkan jumlah populasi sampai serendah-rendahnya.  Memang  lebih baik,  daripada  menurunkannya melalui  peperangan  atau  membiarkan  orang-orang mati konyol melalui kelaparan atau penyakit.   “Satu  anak  saja demi masa  depan  tanpa  polusi, tanpa kemacetan  lalu-lintas, tanpa  pengangguran, tanpa  kemiskinan,  tanpa  harus  hidup  berhimpit dalam kampung kumuh/rumah susun, tanpa transmigrasi,  tanpa  penggusuran,  tanpa  cemas  kehamilan, tanpa pengguguran,…”   






Begitulah  semboyan mereka. Semoga menjadi kenyataan.                                         
Kompas, 29 April 1990.

Tuesday, January 4, 2011

langkah kecil untuk bumi

fiuh, mungkin saat ini BEBERAPA individu mulai sadar akan keadaan bumi kita yang semakin parah, tapi ternyata masih banyak orang yang memang masih saja belum peduli terhadap issue Global Warming,
kita harusnya melakukan tindakan nyata, lalu sudahkah kita melakukan usaha penyelamatan bumi?
kita bisa memulainya dengan hal - hal kecil, seperti apa?
inilah hal - hal kecil yang sudah saya lakukan untuk menyelamatkan bumi hehe :
1. Ga usah minta plastik kresek jika cuma belanja sedikit
2. Jika sedang banyak uang, lebih baik beli pertamax, polusi yang ditimbulkan lebih sedikit :)
3. Hemat listrik
4. Di sekolah pilahlah sampah dengan benar, kan sudah tersedia tong sampah organik dan anorganik
5. naik sepeda jika lokasi yang kita tuju cukup dekat
 yah, cuma segitu aja sih,
banyak hal yang bisa kita lakukan lagi, seperti :
1. kurangi makan daging
2. tanamlah pohon minimal di lingkungan sekitar
dll
SELAMATKAN BUMI! SEBELUM TERLAMBAT!