Tuesday, July 17, 2012

IF I COULD RETURN BACK THE TIME


Mungkin banyak orang yang bermimpi bisa punya mesin waktu, mengulang kembali  masa - masa indah dan memperbaiki kesalahan di masa lalu,

Tapi bayangkan jika setiap orang mempunyai kemampuan mengatur waktu, mempercepat, memperlambat, memundurkan..bukankah tidak baik?

Akupun pernah ingin kembali ke waktu dimana semuanya terasa menyenangkan, tapi semakin dewasa, semakin aku menyadari bahwa masa depan telah menunggu, apa yang akan ada di masa depan ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang, untuk apa tetap terpaku pada masa lalu, mengkhayalkan hal hal indah yang tak kan pernah terulang, menyesalkan kesalahan kesalahan yang pernah diperbuat,
hei! Jangan pernah melihat ke belakang, jalani hidupmu, berusahalah hari ini untuk kebahagiaan di hari esok
bersemangatlah! ^^

Wednesday, June 13, 2012

Kita

Kita membisu dalam desir angin
Kita tak saling bicara
Kita hanyut dalam kisah masa lalu
Aku teringat
Kau yang mengingatkan
Aku menemukan
Kau yang menyembunyikan
Kita ini apa?
Kita sama sama tidak tahu
Kita sama sama tidak mengerti
Tapi kita..
Kita saling menggandeng
Kau di sampingku, aku di sampingmu
Kita..
Kita saling mengucapkan rindu
Kita..
Aku dan kamu

-diah-
1 juni 2012




Friendship


how lovely :')

Saturday, March 24, 2012

Review : From Prada to Nada

     Yak, untuk penyuka drama film romantis, film satu ini bisa jadi pilihan. From Prada to Nada, awalnya mungkin kita akan berfikir film ini bertema tentang segala hal yang berbau sepatu dan fashion, lihat aja deh dr judulnya yang bawa bawa salah satu merk sepatu dan kalimat "will work for shoes". Eits, tapi sebenernya film ini gak ada sangkut pautnya dengan hal yang berbau sepatu, film ini lebih bercerita tentang kehidupan percintaan seseorang. Dikisahkan 2 orang kakak beradik, Nora (Camilla Belle) dan Mary (Alexa Vega) yang mendadak jatuh miskin karena ayahnya meninggal, semenjak itu, mereka harus hidup di rumah orang meksiko yang masih ada hubungan saudara dengan ibunya, awalnya mereka tidak terbiasa, namun lama kelamaan hal ini memberikan hikmah yang luar biasa.

     Nora adalah seorang kutu buku, sangat memikirkan masa depan, semenjak ayahnya meninggal, ia merasa seluruh beban ada di pundaknya, hingga ia hanya ingin fokus ke karir dan tidak tertarik membangun sebuah hubungan percintaan, sedangkan, Mary adalah wanita yang shoppaholic dan perfeksionis, hingga suatu ketika kehidupan mengubahnya