Sunday, December 23, 2012

Merindukan Pagi


Hari ini, aku terbangun di pagi yang sama, namun, aku percaya, suatu hari langit akan lebih biru dari biasanya dan udara yang kuhirup akan terasa lebih segar . Ah, setiap pagi pikiranku penuh dengan hal – hal baik yang akan terjadi, keajaiban – keajaiban yang akan datang. Harapan, ia yang membuatku merasa beruntung, ia yang selalu menemani dan tak segan menguatkan.

Mungkin aku hanya gadis biasa, namun mungkin juga tidak. Kau mengerti? Maksudku, terkadang aku merasa hebat untuk bertahan di lautan kehidupan yang penuh dengan segala tipu dayanya dan terus berjalan walau terkadang harus terseok. Hidup bagiku adalah belajar dan kebahagiaan adalah segalanya, yaaa, segalanya.

Aku tak pernah bosan menunggu datangnya pagi. Menunggu, sampai kudapati sang surya telah kembali. Telah lama rasanya hingga membuatku merasa rindu, sungguh rindu..



Sunday, November 4, 2012

Yoona in Love Rain



Love rain, drama korea yang menceritakan tentang kisah cinta pertama yang menyentuh, drama ini dibintangi Yoona SNSD dan Jang Geun Seuk, disini aku suka dengan penampilan Yoona saat ia diceritakan masih menjalani kuliahnya dan disanalah pertama kali Jang Geun Seuk jatuh cinta padanya. Anggun dan memukau, ia diceritakan sebagai seorang kutu buku dan penyendiri, rambut panjang yang diikat setengah ke belakang sangat cocok dengan karakter dan wajahnya.
Cantik ya? *.*











Saturday, September 8, 2012

Teman...

Aku akan flashback ke beberapa tahun lalu, ketika pertama kali bertemu dengan teman teman terbaikku di sekolah yang memberikan kenangan yang tak akan pernah kulupa seumur hidupku, sma negeri 3 denpasar…
Perkenalkan, sintya, astri dan nila..
Mereka adalah teman yang selalu satu kelompok denganku jika ada tugas kelompok, saat kelas x tempat duduk kita berdekatan, teman yang selalu menjadi tempatku menghabiskan waktu saat di kelas ataupun di luar, teman yang setahun menjadi teman terdekatku
Selain mereka ada pula teman teman sekelas yang lain yang membantuku melewati masa awal pertama menjadi seorang siswi SMA dengan cara yang berkesan dan menyenangkan
Lalu Gita..
Kami dekat sejak mengikuti kegiatan optimasi ekonomi, bersama Sintya tentu juga, lab bahasa trisma adalah tempat yang menyimpan banyak memori tentang tawa dan canda, kerja keras, persahabatan, dan lainnya..
Mungkin sudah berlalu bertahun tahun yang lalu, tapi aku masih mengingatnya dengan jelas, ruangan yang cukup luas tempat belajar sekaligus menjadi tempat melewatkan waktu hingga sore hari
Dan ketika beranjak ke kelas XI…
Aku dan sintya memilih untuk berada di kelas ips, walau terpisah IPA-IPS tapi persahabatanku dan sintya dengan gita tak pernah lepas, saat waktu sekolah usai, kami sering berkumpul di rumah sintya untuk sekedar bercerita
Mereka yang mendukungku, menyemangatiku, menggodokku..
Oh ya, selain gita dan sintya ada pula ruth, yuli, ayu nur, dimar, ratih, saras, arik, diah indra, april, nadi, dan lainnya yang membuat masa 3 tahun di trisma menjadi berwarna
Ruth yang selalu peduli, yuli yang pekerja keras, ayu nur yang selalu berbicara masa depan, ratih yang terlihat seperti anak kecil tapi dewasa, arik yang unik, dimar yang on time, saras yang ceria, diah indra yang dewasa, nadi yang sering diendahin dan yang lain yang belum kusebutkan
Mungkin tulisan ini hanya sepenggal dari cerita tentang persahabatan kami, banyak hal yang tak bisa dengan mudah kujelaskan, tapi selalu kurasakan, kerinduan akan kenangan manis yang tak akan pernah terulang kembali…

Terimakasih, teman teman x3, teman teman social 33, teman teman PMR, teman teman optimasi dan FST J

Tuesday, July 17, 2012

Yang aneh, yang menarik

  
      Bekerja di rental film adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan, setiap hari bertemu dengan kaset-kaset dan cover-cover film, menonton film baru lalu mengupdatenya di internet, menyenangkan J

    Tak jarang aku menemukan film dengan synopsis ataupun judul yang aneh, lucu dan menarik, salah satunya film yang mengangkat tema tentang pocong, beberapa film dapat aku kategorikan berjudul aneh dan gak masuk akal, mungkin inilah salah satu cara untuk menarik penonton, tidak dipungkiri, judul film memberikan ketertarikan pada para penyuka film, nah berbekal dengan ketertarikan inilah, aku mengambil beberapa cover film pocong dengan judul yang aneh, lalu “jepreet”, di sela-sela waktu kerja aku mengambil gambar cover film pocong dengan judul yang aneh itu hihihihi
Ini ini hasil jepretannya :D
Apa saja film tersebut? *jeng jeng*

1.       Bukan pocong biasa
Lupakan grup penyanyi bukan bintang biasa, kini hadir bukan pocong biasa hihi, dengan cover yang mengadirkan 3 pocong, salah satu pocong memakai topi  merah dengan gaya trendy, sedangkan yang lainnya tampak kaget melihat laki laki yang tengah disko sambil memegang radio, film ini dapat dikategorikan film dengan judul dan cover yang aneh!
2.       Pocong kesetanan
Entah apa yang dipikirkan si pembuat film saat memberikan judul pada film ini, bukankah pocong itu setan? Nah pocong kesetanan maksudnya apa ya kira kira? wkwkwk

1.    Poconggg juga pocong
Poconggg juga pocong atau beken disebut pjp adalah film yang diangkat dari buku yang cukup laris dengan judul yang sama, walau mengangkat tema pocong tapi pjp tidak bisa disebut film horror, mmm lebih ke komedi sebenarnya,
Aku ingat pernah ada salah satu member yang ingin menyewa film ini tapi ngga jadi sambil berkomentar “poconggg juga pocong? Aah gak mau nonton ah, sereeem”. Dengan sedikit kaget aku bergumam dalam hati “apanya yang sereem –“ covernya aja pocong lagi duduk di atas genteng sambil liatin bulan ditemenin kucing wkwkw”
2.       Ada apa dengan pocong?
Jika diucapkan dengan nada kaget, judul film ini akan terdengar alay, iya kan? hihi


1.       Kepergok pocong
Okelah dari segi judul ngga seaneh film-film yang sudah kita bahas sebelumnya, tp dari cover hmm cukup mampu membuat kita cekikikan, perhatikan saja kuntilanak yang bersender di bahu pocong layaknya mereka lagi pacaran dan yang lebih aneh di bagian bawah covernya ada kalimat “dimana ada pocong, disitu ada kuntilanak”. Gubraak!
2.       Pocong ngesot
Mungkin kita sudah familiar dengan suster ngesot, tapi pocong ngesot? Wkwk, terdengar agak aneh dan ngga cocok, secara dari jaman dulu pocong itu lompat-lompat bukannya ngesot, ide yang cukup ngaco tapi hmm lumayan menarik juga sih hehehe